Kamis, 13 Juni 2013

Ujian dari Master Guang Qin 015




Ujian Semester


Putuskan keinginanmu akan ketenaran dan keuntungan,  menyelamatkan Dharmakaya dan jiwa kebijaksanaan mu!


Ketika pembangunan Vihara Cheng Tian selesai, banyak orang yang memuji, sampai-sampai ada vihara lain yang hendak dibangun, juga akan mencari guruku untuk meminta pendapatnya,  Master Guang Qin yang melihat kondisi ini, berkata pada guruku : “Saya sangat mengkhawatirkan dirimu akan berubah menjadi anggota Sangha yang sibuk menghadapi urusan di dunia, pembangunan Vihara Cheng Tian telah selesai, namun begitu ketenaran dan keuntungan datang, dicemaskan akan melukai Dharmakaya dan jiwa kebijaksanaan mu. Saya harus memutuskan ketenaran mu, menyelamatkan Dharmakaya mu!”  Guruku mendengar perkataan Master Guang Qin merasa sangat beralasan, maka menjawab “Baik”. Karena tindakan Master Guang Qin memang sedemikian adanya.



Ada orang mengangkat “Dewa Gila dan Konyol”, tak mundur-mundur! (Bahasa Taiwan --- mengangkat artinya kerasukan)


Mengira Vihara Cheng Tian didirikan olehnya, para makhluk diselamatkan olehnya!


Setelah ucapan Master Guang Qin berlalu, ada tamu yang naik ke gunung untuk meminta bimbingan dari Master Guang Qin, bertanya : “Bagaimana cara melafal Amituofo, barulah dapat mencapai pikiran terfokus dan tak tergoyahkan?” Master Guang Qin memakai Bahasa Taiwan (serupa Bahasa Hokkian) menjawab : “Ada orang yang mengangkat “Dewa Gila dan Konyol”, tak mundur-mundur! Mengira Vihara Cheng Tian dibangun olehnya, para makhluk diselamatkan olehnya!” Kemudian meminta guruku untuk menerjemahkan ke dalam Bahasa Mandarin. Ucapan ini bila handak di terjemahkan ke dalam Bahasa Mandarin agak sulit, saya mencoba menafsirkannya. Maksudnya adalah ada orang yang kambuh penyakit gila dan konyolnya, seperti kerasukan “Dewa Gila dan Konyol”,  setelah kerasukan tak bisa mundur, tak bisa melepaskannya, masih mengira bahwa Vihara Cheng Tian didirikan olehnya, para makhluk diselamatkan olehnya.


Umat yang minta bimbingan tadi, begitu mendengar ucapan Master Guang Qin jadi terkejut! Dia cepat-cepat memberi penjelasan : “Master, saya baru pertama kali menginjakkan kaki di Vihara Cheng Tian, saya tidak pernah mengatakan Vihara Cheng Tian saya yang bangun, juga tidak pernah mengatakan saya yang menyelamatkan para makhluk!” Namun guruku sangat memahami maksud ucapan Master Guang Qin, maka itu dia menerjemahkan dengan sangat tenang.


Segala masalah sekaligus dijawab : mengangkat “Dewa Gila dan Konyol”, tak mundur-mundur!

(penyakit gila khayalan dan kebodohan kambuh, tidak reda-reda)


Sejak saat itu, setiap hari waktu bertamu, tak peduli siapapun yang datang meminta bimbingan, Master Guang Qin menjawab sekaligus semua pertanyaan : Ada orang yang mengangkat “Dewa Gila dan Konyol”, tak mundur-mundur! Mengira Vihara Cheng Tian dibangun olehnya, para makhluk diselamatkan olehnya!” Dan menyuruh guruku untuk menerjemahkan. Keadaan ini berlangsung selama satu sampai dua bulan, ada umat yang sudah tidak tahan lagi mendengarnya, namun guruku tetap bersabar mendengarkan, dan tetap bersikap tenang menerjemahkannya, bahkan pada suatu hari dengan mengenakan jubah yang lengkap, guruku pergi menghadap Master Guang Qin untuk berterimakasih atas nasehat beliau, dan meminta agar Master tidak khawatir, karena dihatinya tiada anggapan dan kemelekatan tersebut.


Reaksi pertama Master Guang Qin setelah mendengar ucapan guruku adalah menggeleng-gelengkan kepalanya dan berkata : “Masih terlalu dini deh!” Keesokkan harinya, lagi- lagi Master Guang Qin melanjutkan ucapan nya : “Ada orang yang mengangkat “Dewa Gila dan Konyol”, tak mundur-mundur! ............” Ceramahnya ini juga melewati satu kurun waktu kemudian, guruku mengkaji dirinya sendiri, pergi menghadap Master Guang Qin dan mengucapkan terimakasih, agar Master tidak khawatir, maka sejak itu Master Guang Qin tidak mengucapkan perkataan tersebut lagi.



Jika pikiran khayal berhenti, berhenti adalah KeBodhian


Ada yang mungkin merasa sangat aneh,  mengapa Master Guang Qin demi membantu muridnya menghancurkan kemelekatannya, maka terhadap setiap tamu yang meminta bimbingan nya mengucapkan ceramah yang sama?  Sesungguhnya ceramah Master Guang Qin ini, adalah berguna bagi semua insan, contohnya orang yang pertama bertanya : “Bagaimana cara melafal Amituofo, baru dapat mencapai pikiran terfokus dan tak tergoyahkan?“. Coba kita pikirkan, mengapa kita tidak dapat menfokuskan pikiran dan tak tergoyahkan? Ini dikarenakan kambuhnya penyakit gila khayalan kita, kambuhnya tak reda-reda! Ada orang yang tidak mengerti Bahasa Taiwan, tidak mengerti ucapan Master Guang Qin, apa yang dimaksud dengan “Dewa Gila dan Konyol”?


Kami mencoba menjelaskan artinya, kata mengangkat dalam Bahasa Taiwan dapat berarti kerasukan. Mengangkat “Dewa Gila dan Konyol” adalah mengibaratkan diri kita,  selalu kerasukan apa yang disebut dengan “gila dan konyol”, dan penyakit ini selalu kambuh tak reda-reda. Gila artinya kegilaan akan bentuk-bentuk khayalan, “konyol” artinya kebodohan, moha. Khayalan dan kemelekatan kita, sehari pun tidak pernah berhenti, seperti orang gila, diri sendiri tidak bisa mengendalikannya. Kemelekatan pada keakuan dan keangkuhan yang sangat berat, bukankah ini sangat bodoh?  Inilah kekambuhan penyakit gila khayalan dan kebodohan,  lagipula kekambuhan ini sangat parah, walau tidak membiarkan dia kambuh, juga akan kambuh dengan sendirinya, dan terus kambuh dan kambuh lagi!


Master Guang Qin mengucapkan kalimat “Dewa Gila dan Konyol”, bukankah melukiskan diri kita dengan sangat dekat? Kita melafal Amituofo dengan tak terfokus, inilah karena khayalan dan kemelekatan yang banyak,  kekambuhan penyakit gila khayalan dan kebodohan yang tak reda-reda. Surangama Sutra memberitahukan kita : “Jika pikiran khayal berhenti, berhenti adalah KeBodhian” --- ketika pikiran khayal kita reda maka berhenti itulah pencerahan KeBodhian.


  
Di hati setiap insan juga terdapat kemelekatan tersendiri pada Vihara Cheng Tian


Mengapa ada orang yang belum pernah menginjakkan kakinya di Vihara Cheng Tian, Master Guang Qin juga mengatakan padanya --- anda mengira anda yang mendirikan Vihara Cheng Tian, diri anda yang menyelamatkan  para makhluk? Ini dikarenakan di hati kita masing-masing memang melekat pada “Vihara Cheng Tian” kita tersendiri.


Apabila ada seorang ibu rumah tangga, setiap hari mengurus rumahtangga nya, membangun rumahtangga nya, lama kelamaan, dia juga jadi melekat, menganggap rumahtangga itu adalah “dia” yang membangun,  saya yang paling banyak berkorban, ini sama halnya dengan perumpamaan Vihara Cheng Tian dibangun oleh “saya”, dan bahkan akan melekat padanya --- suami dan anak-anak dijaga oleh “diriku”, suami dan anak-anak di hati ibu rumah tangga tersebut dapat diperumpamakan sebagai  para makhluk, dia akan merasa para makhluk adalah diselamatkan olehnya.


Jika seseorang mengurus sebuah perusahaan, atau menjadi pengurus organisasi, lama kelamaan, juga akan menganggap perusahaan itu diurus oleh “diriku”, para karyawan juga dijaga oleh “diriku”, maka organisasi perusahaan tersebut di hati anda diperumpamakan sebagai Vihara Cheng Tian. Para anggota Sangha juga demikian, masing-masing memiliki vihara tersendiri, jika setiap hari melakukan kegiatan di dalam vihara, bekerja, juga mungkin akan merasa tugas ini dikerjakan oleh “diriku”; berapa banyak insan karena “diriku” barulah belajar Buddha Dharma, ini juga merupakan Vihara Cheng Tian yang ada dibenaknya.


Pikiran khayal yang tak reda


Begitu kita memiliki pikiran sedemikian, juga memiliki anggapan sedemikian, ini sama dengan ucapan Master Guang Qin --- ada orang yang kambuh penyakit gila khayalan dan kebodohan nya, kekambuhan nya tak reda-reda, mengira bahwa Vihara Cheng Tian didirikan olehnya, para makhluk diselamatkan olehnya.


Dikutip dari ceramah Master Dao-zheng : Ujian dari Master Guang Qin