Jumat, 20 Desember 2013

Teratai Murni Menebarkan Harum Semerbak 02



Pengalamanku dalam mendampingi pasien melafal Amituofo, pada dua tahun pertama, saya amat terkejut karena mendapati bahwa dari sekian banyak pasien, ternyata tidak ada satupun yang pada detik menjelang ajalnya sempat melafal Amituofo, mengapa demikian?

Contohnya pasien penderita kanker yang kesakitan, berusaha dengan sekuat tenaga berteriak kesakitan sehingga tidak sanggup lagi melafal Amituofo, anehnya lagi dia masih bisa berkata “saya tidak sanggup lagi melafal Amituofo”, tetapi dia tidak sudi menfokuskan diri melafal Amituofo.

Ada lagi yang terlalu lemah sehingga tidak sanggup melafal Amituofo.  Ada lagi yang susah bernafas sehingga tidak mampu melafal Amituofo. Ada yang mengalami kecelakaan, darahnya mengalir dengan deras, begitu melihat kolam darah jadi panik sehingga tidak tahu melafal Amituofo lagi. Ada yang dalam keadaan koma,  tidak tahu apakah dia ada melafal atau tidak.

Maka itu walaupun Buddha Amitabha maha maitri maha karuna,  mengharapkan kita agar kembali ke jalan yang benar, walaupun itu adalah detik yang paling terakhir, namun sayangnya banyak insan yang tidak mampu membangkitkan keyakinan dan tekad, tidak dapat menfokuskan diri melafal Amituofo, maka itu ketika diterpa ombak penderitaan, maka segera ditenggelamkannya, ini adalah kondisi sebagian insan pada akhir hayatnya.

  
Kutipan Ceramah Master Dao Zheng
Judul:Teratai Murni Menebarkan Harum Semerbak


末學以前陪病人念佛,在最初去實習的二年中,使末學大為震驚的是那麼多的病人,竟然沒有一個人,能夠在臨終的時候念出一句阿彌陀佛,為什麼呢?譬如有人患了腫瘤太痛了,拼命叫痛,念不出佛來,奇怪的是,他會說:「念不出來」四個字,卻不能轉念「阿彌陀佛」。有的人太衰弱了,衰弱得沒有力氣,念不出來。有的人太喘了,一分鐘呼吸三、四十下,根本念不出佛來。有的人意外災害,血流如注,在一片血泊中,嚇得都不會念了。有的人昏迷不醒,不知道他有沒有念。所以阿彌陀佛雖然大慈大悲,盼望我們回頭,甚至他允許我們最後一念的回心,但是很多人還是提不起信心,提不起願力,不能轉念向光明來念阿彌陀佛,所以當痛苦的浪潮一大,就被淹沒了,這就是一般人臨終的實況。